
Lagi-lagi Islam diperlakukan tidak adil. Sesaat setelah terjadinya insiden 1 Juni 2008, bentrokan antara massa Komando Laskar Islam (gabungan dari beberapa dan organisasi Islam) dengan AKKBB (pembela Ahmadiyah), semua media massa memberitakan telah terjadi penyerangan terhadap massa AKKBB dengan tudingan FPI sebagai dedengkot dari kerusuhan tersebut. Selama satu minggu itu pula FPI dipojokkan, seolah-olah FPI adalah biang dari kerusuhan itu. Semua elemen FPI petamburan diperiksa, tak terkecuali pemimpin FPI itu sendiri, bahkan saat ini sudah dijadikan tersangka, walaupun sudah jelas bahwa semua tuduhan itu seperti diada-adakan.
Dua minggu berlalu, semua bukti kerusuhan mulai bermunculan. Hingga saat ini belum ada satupun pihak AKKBB mulai diperiksa, padahal sudah jelas-jelas semua itu berawal dari pihak AKKBB yang melakukan kesalahan, melanggar perjanjian rute demo dan juga ada pihak AKKBB yang terbukti (gambar) membawa (bahkan mengacungkan) senjata api. Jendral KAPOLRI Sutanto sendiri menyatakan di depan DPR bahwa AKKBB-lah yang menjadi pemicu bentrokan tersebut.
Sikap Media?
Bagaimana sikap media saat ini? sungguh ironi. Saat pertama FPI menjadi sorotan, semua mengexploitasinya dengan besar-besaran, semua memojokan pihak FPI, tanpa melihat dari mana sumber kerusuhan itu berawal. Padahal beberapa hari, bahkan saat setelah kejadian itu, pihak KLI (FPI) mengadakan konfrensi pers, dan juga melaporkan semua fakta ini ke pihak berwajib, tetapi kenyataannya media berpihak lain. Nyaris semua media menyalahkan FPI.
Saat ini, dikala sudah jelas bahwa AKKBB yang menjadi biang kerusuhan itu, semua media bungkam, tidak giat memberitakan sebagaimana mereka saat pertama bentrok terjadi.
Secara nurani, saya pribadi tidak setuju dengan kekerasan yang dilakukan FPI, tetapi saya sangat sakit hati dengan perlakuan "anak bangsa" yang tidak adil seperti ini.
Sungguh sakit hati ini melihat kenyataan yang ada. Islam di singkirkan oleh umatnya sendiri.
Sedih, sakit... Namun kebenaran tidak akan pernah kalah.
Ya Allah tolonglah para mujahid mujahidah yang senantiasa ikhlas membela Dienul Islam...
Allohuakbar, Allohuakbar, Allohuakbar...
Silahkan rujuk berita ini Wanted, Death Or Alive!
Do'akan buat hamba-hamba Allah yang tak pernah gentar membela yang haq...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar